Sosialisasi PATBM di Kota Kendari: Upaya Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak

0
160
Sosialisasi PATBM di Kota Kendari: Upaya Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak. Sumber: kendarikota.go.id

SEPUTAR,KOLAKA.ID-Pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) Tahun 2025 di salah satu hotel. (29/7/2025).

Acara ini dibuka oleh Sekda Kota Kendari, Amir Hasan, yang menekankan pentingnya upaya pencegahan kekerasan terhadap anak yang dimulai dari lingkungan terdekat seperti keluarga, RT, dan RW.

Menurut Amir Hasan, sebelum masalah kekerasan terhadap anak dibawa ke ranah hukum, penyelesaiannya sebaiknya dilakukan di tingkat komunitas karena orang tua dan lingkungan sekitar lebih memahami kondisi psikologis anak secara langsung. Ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap meningkatnya angka perceraian di Kota Kendari, termasuk di kalangan aparatur sipil negara (ASN).

“Bukan hanya anak yang menjadi korban kekerasan, tapi juga korban perceraian yang pada akhirnya menjadi tanggung jawab pemerintah,” ujarnya.

Amir Hasan juga menyebutkan bahwa kasus perceraian tahun 2025 ini tergolong tinggi, dan bahkan melibatkan guru, advokat kelurahan, hingga tenaga medis rumah sakit. Untuk itu, ia meminta agar DP3A menjalin kerja sama dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) agar proses perceraian ASN harus melalui pendampingan psikolog di BP3A sebelum diproses lebih lanjut.

Kepala Bidang Perlindungan Khusus Anak, Veky Ebeni, menjelaskan bahwa sosialisasi ini mengacu pada berbagai regulasi nasional dan daerah, termasuk UU No. 35 Tahun 2014, Perda Kota Kendari No. 9 Tahun 2019, serta Keputusan Wali Kota Kendari No. 32 Tahun 2023 tentang penunjukan aktivis PATBM. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap perlindungan anak, mengubah norma sosial yang membenarkan kekerasan, serta memperkuat sistem pengasuhan yang aman di tingkat keluarga dan komunitas.

Acara ini dihadiri oleh Kepala DP3A Kota Kendari, kepala OPD, serta narasumber psikolog dari Rumah Sakit Jiwa Kendari, Adhika Sonomo. Dengan kehadiran 30 peserta yang terdiri dari unsur PATBM dan Forum Anak Kota Kendari, diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat inisiatif masyarakat sebagai ujung tombak perlindungan anak dan menekan angka kekerasan terhadap anak di Kota Kendari.(CR5/Aini)

Sumber: kendarikota.go.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini