Pemilihan Rektor USN Kolaka Masuk Tahap Penyampaian Visi Misi

0
530
Ketua Panitia Pilrek USN Kolaka Yahyanto saat menujukkan surat keputusan kementerian

SEPUTAR,KOLAKA.ID-Setelah tahapan pemilihan rektor Universitas Sembilanbelas November Kolaka periode 2022-2026 sempat diperpanjang akibat gugatan salah satu Calon Rektor, yaitu DR. Rosnawintang, akhirnya panitia memutuskan untuk melanjutkan ke tahap pertama yakni penyampaian Visi dan Misi para calon.

Keputusan panitia tersebut dibuat  setelah keluar hasil konsultasi oleh Kemendikbud Ristek terkait jawaban gugatan Dr. Rosnawintang pada bulan lalu, melalui surat bernomor 0463/E.E1/TP.01.03/2022.

Dalam surat keputusan itu Dr. Rosnawintang secara akuntabilitas mampu dipertanggungjawabkan oleh pimpinan Universitas Halu Oleo dan dinyatakan layak dipertimbangkan untuk maju ketahap selanjutnya , Dengan kata lain, masuknya Dr. Rosnawintang dalam bursa calon, persyaratan minimal 4 calon rektor sudah terpenuhi.

4 Calon tersebut  2 berasal dari Internal kampus merah marun yakni Prof. Ruslin Hadanu, dan Dr. Nur Ikhsan, sementara 2 lainnya berasal dari Universitas Halu Oleo Kendari, Dr. Jabalnur dan menyusul  Dr. Rosnawintang.

Ketua Panitia Pemilihan Rektor USN Kolaka Yahyanto mengatakan tahapan pertama pemilihan Rektor USN Kolaka akan dimulai pada tanggal 24 Juni 2022 dalam rapat senat terbuka atau penyampaian Visi dan Misi di Gedung Auditorium kampus, sekaligus akan dilanjutkan dengan rapat senat tertutup untuk menentukan Tiga calon terpilih.

“Nanti dari keempat calon tersebut akan dipilih Tiga calon sesuai hasil penilaian senat Universitas untuk melanjutkan ke tahap selanjutnya,”katanya saat press rilis kemarin (15/6)

Terkait jabatan rektor Dr. Azhari yang akan berakhir pada tanggal 27 Juni 2022 pihaknya akan segera membuat surat permohonan perpanjangan masa jabatan rektor sembari menunggu tahapan pemilihan Rektor USN Kolaka selesai.

“Karena jabatan rektor Azhari berakhir tanggal 27 Juni maka senat sudah membuat permohonan kepada menteri pendidikan perpanjangan jabatan, tapi nanti penentuan apakah diperpanjang atau tidak itu tergantung keputusan kementrian karena kalau mengikuti tahap pemilihan rektor jabatan rektor nanti akan kosong maka alternatifnya itu adalah permohonan, tapi kita tidak tahu berapa lama perpanjangannya, tetapi secara aturannya itu selama satu tahun,”ungkapnya.(zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here