Perkuat Budaya Keselamatan, USN Kolaka dan PT Vale Gelar Seminar K3 Nasional 2026

0
29
Perkuat Budaya Keselamatan, USN Kolaka dan PT Vale Gelar Seminar K3 Nasional 2026

SEPUTAR,KOLAKA.ID-KOLAKA,Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka bersinergi dengan PT Vale Indonesia Tbk (IGP Pomalaa) menyelenggarakan Seminar Nasional K3 guna memperkuat komitmen budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja di lingkungan akademis. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (9/2/2026) di Auditorium USN Kolaka dalam rangka memperingati Bulan K3 Nasional.

Seminar yang mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III USN Kolaka, Qammaddin, S.Kom., M.Kom..

K3 Sebagai Kompetensi Dasar Mahasiswa

Dalam sambutannya, Qammaddin menekankan bahwa pemahaman K3 adalah kompetensi esensial yang harus ditanamkan sejak dini kepada mahasiswa. Ia menjelaskan bahwa K3 modern saat ini tidak hanya mencakup keselamatan fisik pekerja, tetapi juga perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Kita perlu melakukan riset bersama antara kampus, industri, dan pemerintah. Tujuannya adalah mendeteksi dini risiko lingkungan berbasis data ilmiah demi kemaslahatan masyarakat Kolaka,” ujar Qammaddin.

Wakil Rektor III USN Kolaka, Qammaddin, S.Kom., M.Kom..

Edukasi Sebelum Memasuki Dunia Kerja

Senada dengan hal tersebut, Senior Coordinator Operasional Risk Analyst PT Vale IGP Pomalaa, Pak Felix, menyatakan bahwa mahasiswa adalah aset masa depan yang akan segera memasuki dunia kerja. Oleh karena itu, pembekalan mindset keselamatan sangat krusial agar mereka memiliki kesiapan mental dan pengetahuan sebelum terjun ke industri.

“Potensi bahaya itu ada di mana saja, termasuk di lingkungan kampus. Melalui seminar ini, kami berharap mahasiswa dapat menerapkan dan menularkan budaya K3 di lingkungan tempat tinggal mereka,” ungkap Pak Felix.

Pentingnya Pengendalian Risiko

Turut hadir sebagai narasumber, Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda Disnakertrans Prov. Sultra, Febrianti. Ia mengingatkan bahwa cakupan K3 sangat luas, mulai dari hal sederhana seperti risiko sengatan listrik hingga kecelakaan kerja yang fatal. Menurutnya, semua risiko tersebut dapat dikendalikan jika individu memiliki kesadaran untuk berperilaku bersih dan mengutamakan keamanan dalam setiap aktivitas.

Seminar ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan yang antusias mendalami materi dasar hingga implementasi K3 di sektor pertambangan yang berisiko tinggi.(CR5/Aini)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini