Lutim Jadi Contoh Harmoni Investasi dan Masyarakat Adat

0
97
Lutim Jadi Contoh Harmoni Investasi dan Masyarakat Adat.Sumber: Bisnis.com

SEPUTAR,KOLAKA.ID-MAKASSAR,Bupati Luwu Timur (Lutim), Irwan Bachri Syam, menekankan pentingnya menjaga keharmonisan antara masyarakat adat dengan kehadiran perusahaan besar seperti PT Vale Indonesia Tbk.

Menurutnya, Luwu Timur adalah daerah yang kaya keragaman dan menjadi simbol pluralisme di Sulawesi Selatan.

“Luwu Timur ini ibarat Indonesia mini. Semua agama ada, semua suku ada. Keragaman inilah yang membuat daerah ini istimewa,” ujar Irwan, Senin (22/9/2025).

Irwan menilai PT Vale cukup peduli terhadap budaya dan adat masyarakat lokal. Ia menyebut interaksi yang terjalin sejauh ini berlangsung baik.

“Perusahaan banyak memberi perhatian pada adat dan budaya kita. Pemda sendiri berperan menghubungkan kepentingan masyarakat adat dengan perusahaan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Irwan juga menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menjaga hak-hak masyarakat adat tetap terpenuhi.

“Kami lebih mengedepankan harmonisasi. Prinsipnya, hak masyarakat adat tetap dijaga, sementara perusahaan juga bisa terus berkontribusi,” ujarnya.

Meski demikian, aspirasi dari masyarakat adat tetap muncul. Pada pertemuan Komite II DPD RI di Kantor Gubernur Sulsel, perwakilan masyarakat adat Tokarungsie’ menyuarakan pentingnya perlindungan terhadap lahan yang mereka anggap sebagai cagar budaya. Mereka juga meminta perhatian terhadap situs leluhur dan tanaman khas yang bernilai sejarah.

Anggota Komite II DPD RI, Riedno Graal Taliawo, menegaskan perlunya regulasi yang lebih kuat mengenai pengakuan masyarakat adat di tingkat daerah. “CSR perusahaan memang wajib melibatkan masyarakat adat, tapi definisi masyarakat adat harus jelas. Itu sebabnya penting ada perda untuk mempertegasnya,” katanya.

Direktur-Chief Sustainability and Corporate Affairs Office PT Vale, Budiawansyah, menyambut baik ruang dialog yang terbuka antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah.

“Kami selalu siap menerima masukan dan mencari solusi bersama jika ada persoalan,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan ini, Luwu Timur yang dikenal sebagai Bumi Batara Guru dinilai berhasil menjaga harmoni antara pembangunan industri dan kearifan lokal. “Kadang ada riak, tapi itu dinamika. Yang terpenting kebersamaan dan keharmonisan tetap terjaga,” pungkas Bupati Irwan. (CR5/ Aini)

Sumber: Bisnis.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini