PT Vale, Pemkab Luwu Timur dan BNN Bersatu Wujudkan Sekolah Bebas Narkoba

0
2

SEPUTAR,KOLAKA.ID-Malili,Komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan aman bagi generasi muda kembali ditegaskan di Kabupaten Luwu Timur. PT Vale Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan resmi mendeklarasikan Program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) di Malili.

Deklarasi tersebut melibatkan 37 SMA se-Luwu Timur dan menjadi langkah konkret dalam memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar. Program ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor industri dalam menjaga masa depan generasi muda dari ancaman narkoba.

Di tengah meningkatnya kasus penyalahgunaan narkotika di Sulawesi Selatan, Program Sekolah Bersinar hadir tidak hanya sebagai kampanye seremonial, tetapi sebagai gerakan edukasi berkelanjutan yang mendorong siswa menjadi pelopor hidup sehat tanpa narkoba.

Para pelajar dibekali pemahaman mengenai bahaya narkotika sekaligus didorong aktif mengedukasi teman sebaya agar tercipta lingkungan sekolah yang lebih peduli terhadap pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Senior Coordinator PPM Health PT Vale, Baso Haris, menilai sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, PT Vale berkomitmen terus mendukung berbagai program sosial yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Sekolah harus menjadi tempat yang aman bagi anak-anak untuk belajar dan berkembang. Melindungi generasi muda dari ancaman narkotika adalah investasi besar untuk masa depan bangsa,” katanya.

Program Sekolah Bersinar sendiri telah berjalan sejak tahun sebelumnya melalui seleksi Duta Pelajar Anti Narkoba dan penilaian sekolah aktif dalam upaya pencegahan narkotika. Dari sekitar 100 peserta, dipilih duta pelajar putra dan putri anti narkoba serta lima sekolah penerima penghargaan Sekolah Bersinar.

Kelima sekolah tersebut yakni SMAN 1 Luwu Timur, SMAN 3 Luwu Timur, SMAN 6 Luwu Timur, SMAN 10 Luwu Timur, dan SMAN YPS Sorowako.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menegaskan pentingnya keberanian siswa untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan segera melaporkannya jika ditemukan di lingkungan sekolah.

Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Sulawesi Selatan, Agung Prabowo, mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkotika. Ia berharap gerakan tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun budaya sekolah yang sehat, disiplin, dan bebas narkoba.

Melalui Program Sekolah Bersinar, seluruh pihak berharap lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kesadaran kuat untuk menjaga diri dan lingkungannya dari ancaman narkotika.(rls.CR5/Aini)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini