Prabowo Pertanyakan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Kemiskinan Justru Meningkat

0
4

SEPUTAR,KOLAKA.ID-Presiden Prabowo Subianto menyoroti kondisi ekonomi nasional yang dinilainya belum mampu menghadirkan kesejahteraan merata bagi masyarakat. Dalam rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026), Prabowo mempertanyakan meningkatnya angka kemiskinan di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus berjalan.

Dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan bahwa selama beberapa tahun terakhir ekonomi Indonesia tercatat tumbuh hingga 35 persen. Namun, pertumbuhan tersebut dinilai tidak sejalan dengan kondisi masyarakat karena angka kemiskinan justru meningkat dan kelompok kelas menengah mengalami penurunan.

“Ekonomi tumbuh, tetapi rakyat miskin bertambah dan kelas menengah turun. Ini harus menjadi perhatian serius,” ujar Prabowo di hadapan anggota DPR dan para tokoh nasional.

Prabowo mengaku telah mempertanyakan kondisi tersebut kepada berbagai pihak, mulai dari partai politik, organisasi masyarakat, hingga para pakar ekonomi dan akademisi. Ia menilai fenomena tersebut tidak boleh dianggap biasa karena menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam sistem ekonomi nasional.

Menurutnya, jawaban atas persoalan itu harus berdasarkan pendekatan ilmiah dan data yang jelas. Prabowo pun meyakini bahwa arah sistem ekonomi Indonesia saat ini belum berjalan sesuai tujuan utama pembangunan, yakni menciptakan kesejahteraan rakyat.

Ia juga membandingkan Indonesia dengan beberapa negara lain seperti India, Filipina, dan Meksiko. Menurut Prabowo, perbedaan mendasar kemungkinan berada pada sistem dan kebijakan ekonomi yang diterapkan.

Prabowo mengingatkan bahwa bangsa yang tidak mampu menciptakan kemakmuran akan sulit menjaga kemandirian dan kedaulatan negara. Ia tidak ingin Indonesia menjadi bangsa yang terus dibayangi ketakutan terhadap krisis ekonomi, kurs dolar, hingga persoalan energi.

“Kita tidak boleh menjadi bangsa yang selalu takut. Indonesia punya sumber daya besar dan harus dikelola untuk kemakmuran rakyat,” tegasnya.

Pernyataan Prabowo tersebut menjadi sorotan karena dinilai sebagai sinyal evaluasi besar terhadap arah pembangunan ekonomi nasional, sekaligus dorongan agar pertumbuhan ekonomi benar-benar berdampak pada kehidupan masyarakat luas.(CR5/Aini)

Sumber: detiknews

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini