
SEPUTAR,KOLAKA.ID-Kolaka – Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si secara resmi membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka pengendalian inflasi, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, bertempat di Lapangan Lalomba’a Kabupaten Kolaka. Selasa (23/12/2025)
Gerakan Pangan Murah diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kolaka bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Kolaka, sebagai langkah intervensi pemerintah daerah untuk memastikan keterjangkauan pangan bagi masyarakat, khususnya pada periode meningkatnya kebutuhan menjelang hari besar keagamaan dan Tahun Baru.
Dalam sambutannya, Bupati Kolaka menyampaikan bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 Pasal 55, pemerintah daerah berkewajiban mewujudkan keterjangkauan pangan bagi masyarakat melalui pengelolaan pasokan, harga pangan pokok, cadangan pangan pemerintah, serta intervensi terhadap gejolak harga pangan.
“Gerakan Pangan Murah ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan instrumen strategis pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat daya beli masyarakat, serta mengendalikan inflasi daerah,” ujar Bupati.
Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Kolaka telah melaksanakan 25 kali Gerakan Pangan Murah di 12 kecamatan. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, telur, hingga sagu telah disalurkan sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk mendekatkan pangan kepada masyarakat.
Pada pelaksanaan GPM kali ini, sejumlah komoditas pangan dijual dengan harga subsidi dan di bawah harga pasar, di antaranya beras premium 4 ton (Rp13.000/kg), beras SPHP 4 ton (Rp10.000/kg), telur 700 rak (Rp50.000/rak), minyak goreng 1.200 liter (Rp15.000/liter), gula 1.000 kg (Rp15.000/kg), sagu 250 kg (Rp4.000/kg), serta ikan bandeng 240 kg (Rp20.000/kg).
Bupati Kolaka berharap Gerakan Pangan Murah dapat terus dilaksanakan secara terus-menerus dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kolaka yang kita cintai.” Tutupnya. (CR5/Aini)
Sumber: PPID KABUPATEN KOLAKA












