Konflik Timur Tengah Ganggu Jalur Perdagangan Emas Global, Ghana Siapkan Rute Alternatif

0
67
Konflik Timur Tengah Ganggu Jalur Perdagangan Emas Global, Ghana Siapkan Rute Alternatif

SEPUTAR,KOLAKA.ID-Jakarta,Konflik yang memanas di kawasan Timur Tengah mulai memberikan dampak terhadap perdagangan emas global. Pemerintah Ghana kini mempertimbangkan pengalihan jalur pengiriman emas artisanal ke pusat pemurnian alternatif setelah gangguan penerbangan menuju Dubai menghambat arus logistik logam mulia tersebut.

Dikutip dari Reuters, dua sumber yang mengetahui rencana tersebut menyebut perusahaan eksportir emas artisanal milik negara Ghana tengah menyiapkan rute pengiriman baru apabila gangguan penerbangan menuju Uni Emirat Arab terus berlanjut.

Gangguan penerbangan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik setelah serangan militer oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang memperluas konflik di kawasan Timur Tengah. Situasi tersebut membuat sebagian besar penerbangan menuju Dubai dihentikan sementara.

Selama ini, Dubai dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan emas terbesar di dunia serta jalur utama distribusi emas fisik menuju pusat pemurnian global seperti di Swiss, Hong Kong, dan India. Bagi Ghana yang merupakan produsen emas terbesar di Afrika dan keenam terbesar di dunia, sekitar 80 persen emas dari sektor pertambangan skala kecil dan artisanal biasanya diproses melalui Dubai.

Saat ini, perdagangan emas artisanal Ghana dikelola oleh GoldBod, lembaga yang menjadi satu-satunya pembeli dan eksportir resmi emas dari sektor pertambangan skala kecil sejak dibentuk tahun lalu. Seorang pejabat senior GoldBod mengatakan pihaknya telah menyiapkan rencana cadangan dengan mengalihkan pengiriman emas ke pusat pemurnian di luar Uni Emirat Arab, seperti di Shanghai serta beberapa hub pemurnian di India.

Namun pelaku industri menilai perubahan rute tersebut berpotensi meningkatkan biaya logistik dan memperpanjang rantai distribusi.

Lonjakan harga emas dunia yang mencapai rekor tertinggi, ditambah kebijakan sentralisasi perdagangan melalui GoldBod, turut mendorong peningkatan produksi resmi emas artisanal Ghana. Pada tahun lalu, produksi sektor tersebut melonjak hingga 63 persen menjadi 96 metrik ton dengan nilai sekitar US$15,8 miliar atau sekitar 52 persen dari total produksi emas nasional.

Meski demikian, pihak GoldBod menilai gangguan terhadap perdagangan emas tidak akan berdampak terlalu signifikan karena permintaan pasar global masih sangat tinggi.

“Selalu ada pasar untuk emas. Banyak pembeli yang sudah lama menunggu, bahkan ada yang bersedia membayar dengan harga premium,” ujar salah satu pejabat GoldBod yang enggan disebutkan namanya.

Secara umum, emas biasanya dikirim melalui jalur udara karena nilainya yang sangat tinggi dibandingkan beratnya. Namun saat ini aktivitas penerbangan di Bandara Dubai—yang biasanya menjadi salah satu bandara tersibuk di dunia—hanya beroperasi sekitar 25 persen dari kapasitas normal.

Analis dari StoneX, Rhona O’Connell, mengatakan ketika penerbangan kembali normal, pengiriman awal kemungkinan akan diprioritaskan untuk barang yang mudah rusak dibandingkan komoditas bernilai tinggi seperti emas.

Jika konflik di Timur Tengah berlangsung lebih lama, rencana alternatif GoldBod dinilai menjadi langkah penting untuk mengurangi potensi dampak ekonomi bagi Ghana dan negara-negara Afrika lainnya. Salah satu sumber dari perusahaan pertambangan emas artisanal di Ghana menyebut kemungkinan penutupan wilayah udara dapat memukul perdagangan secara signifikan.

“Jika zona larangan terbang diterapkan, maka perdagangan akan berhenti dan pasokan devisa bisa terganggu. Hal itu berpotensi menekan nilai mata uang domestik dan berdampak pada ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Chief Executive London Bullion Market Association, Ruth Crowell, menilai gangguan perdagangan akibat konflik di Timur Tengah juga dapat membuka peluang untuk menekan aliran emas ilegal di Afrika.

Menurutnya, situasi ini dapat mendorong pelaku pasar global untuk meninjau kembali rantai pasok emas dan memastikan sumber logam mulia tersebut berasal dari jalur yang lebih transparan dan bertanggung jawab.(CR5/Aini)

SUMBER: investor.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini