Bupati Kolaka Terima Aspirasi Mahasiswa dan Pemuda, Bahas Nasib Pekerja dan Pendidikan

0
3

SEPUTAR,KOLAKA.ID-Kolaka,Bupati Kolaka, H. Amri, S.STP., M.Si., menghadiri dialog bersama mahasiswa dan sejumlah organisasi kepemudaan di Cafe Hafidzah, Minggu (8/6/2026) malam. Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi mahasiswa dan pemuda untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan harapan kepada pemerintah daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kolaka didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ketua Komisi III DPRD Kolaka Israfil Sanusi Caco, serta sejumlah perwakilan OPD terkait.

Mahasiswa yang hadir berasal dari berbagai organisasi, di antaranya BEM USN Kolaka, PMII Kolaka, HIPPMA-KOLSEL, MPM USN, BEM Fakultas USN, KOMPAS Kolaka, HIMAP, HIMAS, dan perwakilan Maxim.

Dalam dialog yang berlangsung santai dan penuh keakraban itu, mahasiswa menyampaikan 11 tuntutan yang sebagian besar berkaitan dengan perlindungan tenaga kerja dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Kolaka.

Mereka meminta pemerintah daerah memperjuangkan perlindungan tenaga kerja lokal, memastikan pembayaran gaji pekerja tepat waktu, mengawasi proses PHK agar tidak merugikan pekerja, serta mengevaluasi penerapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) agar lebih adil dan transparan.

Selain itu, mahasiswa juga mendorong agar pengawasan terhadap perusahaan ditingkatkan melalui inspeksi rutin untuk menjamin keselamatan dan kesejahteraan para pekerja.

Di bidang pendidikan, mahasiswa berharap kesejahteraan guru honorer dapat ditingkatkan dan status kerja mereka mendapat kepastian. Mereka juga mengusulkan adanya Peraturan Daerah tentang beasiswa bagi mahasiswa Kolaka serta percepatan pembangunan dan perbaikan fasilitas sekolah yang masih membutuhkan perhatian.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati Kolaka menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kolaka selalu membuka ruang dialog dan siap mendengarkan aspirasi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Masukan dari mahasiswa sangat penting dan akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menyusun kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” kata Bupati Amri.

Ia juga menjelaskan bahwa aspirasi yang menjadi kewenangan pemerintah daerah akan segera ditindaklanjuti melalui instansi terkait. Sementara aspirasi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat akan diteruskan sesuai mekanisme yang berlaku.

Dialog berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara pemerintah, mahasiswa, pemuda, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi kemajuan Kabupaten Kolaka.(CR5/Aini)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini