Wujudkan Pengelolaan Lingkungan yang Bertanggungjawab, PT Vale Indonesia Resmikan Fasilitas Nursery Modern di Pomalaa

0
26
Pengguntingan Pita menandai diresmikannya pusat persemaian PT. Vale Indonesia Tbk.

SEPUTARKOLAKA,.ID-PT Vale Indonesia melalui proyek Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa secara resmi mulai memfungsikan fasilitas persemaian (Nursery) modern seluas 5 hektare yang berlokasi di Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka (28/02/2026).

Peresmian ini menandai pencapaian 100 persen pembangunan fasilitas tersebut dan menjadi tonggak penting dalam komitmen keberlanjutan perusahaan di Bumi Wonua Mekongga, Kabupaten Kolaka.

Fasilitas ini menjadi pusat produksi bibit yang akan mendukung reklamasi, penghijauan, Konservasi spesies local, sekaligus memperkuat peran Vale dalam  menciptakan manfaat jangka panjang bagi ekosistem.

Nursery modern ini dirancang dengan kapasitas produksi hingga 1 juta bibit pohon setiap tahunnya. Berbagai jenis tumbuhan yang dikembangkan terdiri dari tanaman fast growing seperti sengon, ketapang, dan kayu angin; tanaman endemik seperti meranti, kayu besi, dan belimbing; tanaman buah seperti mangga, jambu mente, dan rambutan; serta tanaman hias seperti anggrek sorume, pucuk merah, dan ketapang.

Bupati Kolaka bersama jajaran manajemen PT. Vale saat melakukan penanaman pohon secara simbolis

Terdapat 24 (dua puluh empat) bangunan yang dibangun pada area nursery ini, yakni boom gate, car park, vehicle gate, pos keamanan, welcome gate, taman edukasi, gazebo, kantor, rumah produksi, gudang, shading area, viewing gallery, green house, open growth area (OGA), tangki air, rumah kompos, kolam reservoir, rumah pompa, pedestrian, dan rumah genset.

Bibit-bibit yang dihasilkan dari fasilitas ini akan menjadi motor utama dalam mendukung kegiatan reklamasi lahan pasca tambang serta upaya konservasi lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, mengatakan bahwa peresmian nursery modern ini merupakan komitmen perusahaan dalam menciptakan ekosistem pertambangan yang berkelanjutan dengan menyiapkan rencana pasca tambang yang konstruktif dan matang.

“Kehadiran Nursery ini merupakan bukti nyata sinergi kami dengan pemangku kepentingan untuk menghadirkan industri nikel yang berkelanjutan di Indonesia,” ujar manajemen PT Vale Indonesia.

Dengan selesainya fasilitas Nursery ini ia mengapresiasi semua  pihak yang telah berkontribusi nyata dalam memacu progress pembangunan pusat persemaian ini hingga rampung dan siap dihgunakan.

“Pembangunan Nursery ini tidak akan terwujud tanpa kerja keras dan kolaborasi dari banyak pihak. Terima kasih kepada seluruh tim proyek, para mitra, pemerintah daerah, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan. Fasilitas ini adalah hasil dari komitmen bersama untuk menjaga lingkungan, memastikan bahwa setiap langkah pembangunan dilakukan dengan penuh tanggung jawab,”tambahnya

CEO PT. Vale Bernardus Irmanto saat menyiram salah satu pohon yang dibudidayakan di pusat persemaian Nursery

Selain fokus pada rehabilitasi lahan, fasilitas ini juga menjadi bagian dari ekosistem pengelolaan lingkungan yang lebih luas, melengkapi pembangunan 10 area penampungan air sementara (sediment pond) yang telah dibangun untuk menjaga kualitas air sungai di sekitar proyek agar tetap jernih.

Pembangunan nursery ini rampung di tengah pesatnya perkembangan keseluruhan proyek IGP Pomalaa yang per Januari 2026 telah mencapai progres 62 persen.

Dengan beroperasinya fasilitas persemaian ini, PT Vale Indonesia IGP Pomalaa optimis dapat menyeimbangkan kemajuan industri dengan kelestarian alam, memastikan bahwa setiap langkah operasional memberikan dampak positif jangka panjang bagi ekosistem dan masyarakat sekitar.

Fasilitas Edukasi dan Konservasi

Ke depan, nursery ini tidak hanya difungsikan sebagai pusat pembibitan untuk mendukung reklamasi, tetapi juga diharapkan menjadi sarana edukasi bagi pelajar dan masyarakat. Fasilitas tersebut dirancang agar dapat dimanfaatkan sebagai tempat pembelajaran mengenai keanekaragaman hayati, sekaligus berpotensi menjadi ruang konservasi bagi satwa langka sesuai perizinan pemerintah.

Kado Istimewa untuk Kolaka

Sementara itu, Bupati Kolaka dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peresmian Nursery IGP Pomalaa yang bertepatan dengan momentum hari ulang tahun Kabupaten Kolaka.

Ia menilai pembangunan fasilitas ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol kolaborasi nyata antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta. Menurutnya, proyek tersebut merupakan bagian dari legacy pemerintahan sebelumnya yang berkomitmen untuk terus dikawal hingga tuntas.

“saya bersyukur ini merupakan  bagian dari komitmen saya untuk melanjutkan apa yang sudah menjadi fondasi pembangunan di masa-masa pemerintahan sebelumnya, kita sebagai generasi penerus harus berkomitmen untuk melanjutkan hal-hal yang baik  yang manfaatnya untuk orang banyak,”ucapnya

Bupati juga memberikan apresiasi kepada PT Vale Indonesia Tbk atas komitmen menjaga keseimbangan antara kemajuan ekonomi dan tanggung jawab ekologis. Ia berharap pertumbuhan sektor pertambangan di Kolaka dapat berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan.

Keberadaan pusat pembibitan ini diharapkan menjadi pemicu percepatan pengembangan Kebun Raya Kolaka sebagai pusat penelitian ilmiah, destinasi wisata edukasi, serta benteng konservasi tumbuhan di Sulawesi Tenggara.

Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran proses administrasi dan teknis yang diajukan perusahaan, selama sesuai ketentuan yang berlaku, sebagai bentuk dukungan terhadap investasi yang memberi manfaat luas bagi masyarakat Kolaka.(Cr5/aini)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini