PT Vale Gelar Pelatihan Olahan Kakao untuk Tingkatkan Ekonomi Warga Kolaka

0
84
PT Vale Gelar Pelatihan Olahan Kakao untuk Tingkatkan Ekonomi Warga Kolaka

SEPUTAR,KOLAKA.ID-Kolaka,PT Vale Indonesia Tbk melalui IGP Pomalaa menggelar pelatihan olahan kakao*bagi puluhan petani dan ibu rumah tangga di Desa Silea, Kecamatan Wundulako, Kolaka. Kegiatan berlangsung 1–2 Oktober 2025 di kebun demplot kakao setempat sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat.

Pelatihan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Vale, dengan menghadirkan instruktur dari Polewali, Sulawesi Barat.

Proses Pengolahan Kakao

Manager External Relation PT Vale IGP Pomalaa,Hasmir, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan keterampilan baru kepada kelompok wanita tani (KWT) dan petani kakao agar dapat meningkatkan nilai tambah dari hasil panen mereka.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya menjual kakao dalam bentuk biji mentah, tetapi juga mampu mengolahnya menjadi produk siap konsumsi. Dengan begitu, bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga dan membuka peluang usaha kecil menengah berbasis potensi lokal,” ungkapnya.

Salah satu pemateri, Amrizal, menyebutkan bahwa selama ini petani kakao di Kolaka masih menjual hasil panen dalam bentuk biji kering. Padahal, potensi ekonominya sangat besar jika diolah lebih lanjut.

“Dari satu kilogram biji kakao kering bisa menjadi sekitar dua kilogram cokelat batangan. Jika dicetak ukuran 20 gram, hasilnya sekitar 100 batang cokelat dengan harga Rp10 ribu per batang. Artinya, ada nilai tambah hingga Rp1 juta,” jelasnya.

Lebih jauh, produk turunan kakao tidak terbatas pada cokelat batangan. Bubuk kakao untuk minuman, kue, hingga minyak kakao yang digunakan di industri farmasi dan kosmetik juga memiliki peluang pasar yang sangat luas.

Proses Pengemasan Olahan Kakao (Coklat)

Sementara itu, Hasni, perwakilan dari Kelompok Wanita Tani, optimistis bisa melanjutkan produksi olahan kakao setelah pelatihan.

“Kami akan mencoba memproduksi dan memasarkannya. Kalau berhasil, tentu bisa membantu ekonomi rumah tangga dan menambah penghasilan,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, PT Vale berharap dapat menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat sekitar wilayah operasinya serta memperkuat posisi kakao Kolaka yang dikenal memiliki kualitas baik di Indonesia. (CR5/Aini)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini