Menkeu Prediksi Anggaran Program Gentengisasi Nasional Tak Capai Rp1 Triliun

0
29

SEPUTAR,KOLAKA.ID-JAKARTA,Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Purbaya Yudhi Sadewa, memprediksi anggaran yang dibutuhkan untuk membiayai Program Gentengisasi Nasional tidak akan mencapai Rp1 triliun. Program ini merupakan inisiatif yang belum lama ini dicetuskan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam program tersebut, pemerintah berencana mengganti atap rumah warga yang masih menggunakan seng dengan genteng. Menurut Purbaya, penggantian atap seng menjadi genteng tidak memerlukan anggaran besar karena hanya menyasar rumah-rumah tertentu.

“Yang diganti yang pakai seng, paling hanya berapa puluh persen. Jadi, harusnya angkanya lebih kecil. Ini kan masih hitungan kasar sekali, bisa dikendalikan angkanya,” kata Purbaya di Jakarta, Selasa (3/2/2026), dilansir dari Kompas TV.

Purbaya menegaskan pemerintah masih memiliki cadangan fiskal untuk membiayai program tersebut. Salah satu opsi pendanaan, kata dia, dapat berasal dari cadangan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Ada kemungkinan dari situ (MBG). Ada kemungkinan dari tempat lain,” ujar Purbaya, dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengusulkan program Gentengisasi Nasional untuk menggantikan atap seng yang berkarat dan dinilai kurang sedap dipandang. Program ini bertujuan mempercantik kota-kota dan desa-desa di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Menurut Prabowo, saat ini masih terlalu banyak rumah warga di kota dan desa yang menggunakan atap seng. Selain kurang estetis, seng juga menimbulkan rasa panas bagi penghuni rumah dan mudah berkarat.

“Saudara-saudara, saya lihat, semua kota, semua kecamatan, hampir semua desa kita sekarang, maaf ya, terlalu banyak genteng dari seng. Seng ini panas untuk penghuni, berkarat,” kata Prabowo dalam pidatonya.(CR5/Aini)

Sumber: kaltim.tribunnews.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini