Harga Beras Naik 163 Kabupaten/Kota Terdampak

0
119
Ilustrasi Stok Beras

SEPUTAR,KOLAKA.ID-163 kabupaten/kota terdampak kenaikan harga beras, dengan harga tertinggi mencapai Rp 54.000/kg di zona 3 (Maluku-Papua).

‎Beras menjadi perhatian utama pemerintah karena harga yang masih tinggi, kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti.

‎Amalia, Kepala BPS, menyoroti kenaikan harga beras dan minyak goreng yang perlu perhatian serius, seiring meningkatnya jumlah daerah terdampak dalam sebulan terakhir.

‎Harga beras di Indonesia mengalami kenaikan di beberapa zona, Zona 1 Kenaikan 1,32% menjadi Rp 14.211/kg, Zona 2 Kenaikan 0,48% menjadi Rp 15.293/kg dan Zona 3 Kenaikan 0,82% menjadi Rp 19.798/kg. Harga beras naik meskipun stok beras pemerintah melimpah

‎Menanggapi hal itu, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyampaikan tren kenaikan harga beras ini terjadi lantaran harga gabah di tingkat petani juga naik.

‎Berdasarkan data Panel Harga Pangan, hari ini rata-rata harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani mencapai Rp 6.733/kg. Harga tersebut setara 3,58% dari Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang ditetapkan sebesar Rp 6.500/kg.

‎”Harga gabah baik di tingkat petani,” kata Arief kepada detikcom, Senin (30/6/2025).

‎Arief menilai harga gabah di atas Rp 6.500/kg menguntungkan petani. Dia pun membantah kenaikan harga beras disebabkan kurangnya pasokan di pasaran. Arief menjelaskan saat ini pasokan harga beras di pasaran tetap terjaga.

‎”Pasokan baik. Bagusnya harga di Petani bisa di atas Rp 6.500,” imbuh Arief.

‎Arief menerangkan pemerintah akan menggelontorkan bantuan pangan sebanyak 20 kg untuk dua bulan sekaligus sebagai bentuk intervensi pemerintah. Bantuan pangan beras tersebut ditujukan untuk 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

‎”Berikutnya akan diberikan Bantuan Pangan 2 bulan setiap 10kg (per bulan),” tambah dia.

‎Dalam rapat inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan I Gusti Ketut Astawa mengatakan untuk mengendalikan kenaikan harga di tingkat konsumen Pemerintah akan menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan untuk mengendalikan kenaikan harga di tingkat konsumen, setelah anggaran tersedia di Bapanas
‎‎
‎”Setelah anggaran tersedia, penugasan akan segera dilaksanakan dan diharapkan selesai awal Juli sehingga Bulog dapat merilis bantuan pangan.” terang Ketut dikutip dari akun Youtube Kemendagri. (CR5/aini)

Sumber:detik.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini