Ratusan Rumah Terendam, Warga Kolaka Bertahan di Tengah Banjir

0
27
Ratusan Rumah Terendam, Warga Kolaka Bertahan di Tengah Banjir

SEPUTAR,KOLAKA.ID-Kolaka,Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, sejak Sabtu (21/2/2026) malam hingga Minggu (22/2/2026) dini hari, menyisakan duka sekaligus ketabahan bagi ratusan warga. Air bah meluap dari Sungai Wolulu dan Puudongi, merendam rumah serta lahan pertanian di sejumlah kecamatan.

Di Kecamatan Polinggona, Tanggetada, dan Watubangga, warga terbangun saat air mulai memasuki rumah mereka. Ketinggian air bervariasi, mulai 40 sentimeter hingga mencapai dua meter di beberapa titik. Selain luapan sungai, kondisi air laut yang sedang pasang turut memperparah genangan.

Di Desa Polenga, Kecamatan Watubangga, sebuah rumah semi permanen milik warga roboh diterjang arus. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, ratusan rumah dan ratusan hektare sawah serta kebun warga terendam, memunculkan kekhawatiran akan gagal panen dan kerugian ekonomi.

Kasi Humas Polres Kolaka, AKP Dwi Arif, mengatakan banjir melanda sejumlah desa dan kelurahan di tiga kecamatan. “Data sementara, ratusan rumah serta lahan pertanian warga terdampak, namun korban jiwa nihil,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (22/2).

Wilayah yang terdampak antara lain Kelurahan Wolulu dan Desa Polenga di Kecamatan Watubangga, Desa Wulonggere di Kecamatan Polinggona, serta Desa Tondowolio dan Desa Tinggo di Kecamatan Tanggetada.

Di tengah situasi sulit, aparat kepolisian bersama warga bahu-membahu menghadapi banjir. Personel Polsek Watubangga dan Polres Kolaka turun langsung melakukan patroli, membantu evakuasi warga, mengatur arus lalu lintas, hingga membersihkan material sisa banjir. Pengamanan juga dilakukan untuk menjaga rumah-rumah yang ditinggalkan agar tetap aman.

Kini, air di sebagian besar wilayah mulai berangsur surut. Meski demikian, genangan masih terlihat di beberapa titik pemukiman. Aparat bersama instansi terkait terus melakukan pendataan dan menyiapkan bantuan logistik bagi warga terdampak.

Di balik lumpur dan sisa genangan, harapan perlahan tumbuh. Warga mulai membersihkan rumah, menjemur perabotan, dan menyelamatkan sisa hasil panen yang masih bisa dipertahankan. Mereka berharap cuaca segera bersahabat, agar kehidupan dapat kembali berjalan seperti sediakala.

Polisi mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.(CR5/Aini)

SUMBER: KENDARIINFO

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini