Program Padi Sri Organik PT Vale Berhasil Tingkatkan Pendapatan Petani Desa Puuroda

0
137
Program Padi sri Organik PT Vale Berhasil Tingkatkan Pendapatan Petani Desa Puuroda

SEPUTAR,KOLAKA.ID-PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa terus mendorong praktik pertanian ramah lingkungan di wilayah lingkar tambang perusahaan melalui pendekatan System of Rice Intensification (SRI) organik,salah satunya di Desa Puuroda, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. (Kamis, 24/7/2025)

Program ini berhasil mengubah pola tanam petani padi dari sistem konvensional berbasis bahan kimia menjadi metode organik yang lebih sehat dan efisien.

Metode SRI organik terbukti menekan biaya produksi karena tidak menggunakan pupuk dan pestisida kimia, sekaligus menjaga kesuburan tanah. Petani binaan PT Vale, Watno, mengaku awalnya ragu namun tertarik setelah memahami manfaat metode organik dalam menekan biaya produksi.

Watno merasakan manfaat padi SRI organik yang dikembangkan PT Vale Indonesia Tbk, selain ramah lingkungan juga menyehatkan.

“Padi SRI Organik ternyata sangat menguntungkan, selain dari segi penjualan, kita juga mengonsumsi beras yang sehat,” ujarnya.

PT Vale juga mengajarkan para petani bagaimana cara membuat dan menggunakan pupuk organik guna menghindari penggunaan pupuk kimia. Petani diajarkan cara membuat pupuk padat dan cair serta mengamati tanaman dari awal sampai panen.

Watno mengaku bahwa pendampingan PT Vale sangat luar biasa, sejak kecil menjadi anak petani hingga dirinya menjadi petani padi sawah baru dapat pendampingan petani luar biasa dari PT Vale.

“Ternyata bisa bertani tanpa menggunakan pupuk kimia dan hasilnya sangat memuaskan,” katanya.

Dengan padi SRI organik dan pupuk organik, Watno dan para petani mengaku sangat puas sebab beras yang dihasilkan bagus dan sehat, harganya juga lebih mahal dibanding beras menggunakan pupuk kimia.

“Beras konvensional dijual 18.000 per kilo, sementara SRI organik per 24.000 per kilo,” katanya.

Senior Manager External Relation IGP Pomalaa, Hasmir, mengatakan bahwa PT Vale Indonesia terus mendorong agar sektor pertanian di area wilayah pemberdayaan dapat berkembang dengan baik.

“Program ini diharapkan dapat meningkatkan taraf ekonomi para petani lokal karena hasil produk organik utamanya beras organik memiliki nilai jual yang lebih tinggi daripada beras biasa atau konvensional,” ujarnya. (CR5/aini)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini