Mahasiswa Unhas dan PT Vale Gelar Sosialisasi Restorasi Danau Matano

0
123
Mahasiswa Unhas dan PT Vale Gelar Sosialisasi Restorasi Danau Matano. Sumber: Kompasiana

SEPUTAR,KOLAKA.ID-Sorowako, Luwu Timur, – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 114 Universitas Hasanuddin berkolaborasi dengan PT Vale Indonesia Tbk melaksanakan kegiatan sosialisasi bertajuk “Restorasi Danau Matano: Peran Masyarakat dalam Mengendalikan Tanaman Hydrilla verticillata dan Ikan Invasif”. Kegiatan ini digelar untuk mengedukasi masyarakat pesisir Danau Matano mengenai pentingnya menjaga kelestarian ekosistem danau. (3/8/2025)

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menyampaikan hasil observasi lapangan terkait penyebaran tanaman invasif Hydrilla verticillata serta keberadaan ikan sapu-sapu dan louhan yang kian mengancam keseimbangan ekosistem. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai dampak ekologis dari spesies invasif itu sekaligus cara memanfaatkannya agar bernilai produktif.

Penanggung jawab sosialisasi, Nur Alwaqia, menjelaskan bahwa penyebaran spesies invasif yang sudah tidak terkendali dapat ditekan dengan pemanfaatan secara besar-besaran. “Kami berharap sosialisasi ini mampu meningkatkan kesadaran dan mendorong aksi nyata dalam menjaga kelestarian Danau Matano. Karena jika bukan kita yang menjaga Danau Matano, siapa lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, keseimbangan alam akan tetap terjaga apabila manusia berperan aktif melindunginya.

“Jika kita menjaga alam, alam juga akan menjaga kita. Kontribusi masyarakat sangat dibutuhkan untuk kelestarian danau kita ini,” Ujarnya.

Selain penyuluhan, mahasiswa KKN-T 114 juga menyerahkan book chapter berisi informasi tentang tanaman Hydrilla dan ikan invasif, lengkap dengan langkah mitigasi penyebarannya. Aksi ini diharapkan dapat menjadi rujukan berkelanjutan meskipun program KKN telah berakhir.

Salah seorang warga yang hadir menyambut baik kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Sekarang saya memahami bahwa tumbuhan dan ikan tersebut bukan hanya ancaman, tetapi bisa dimanfaatkan dengan tepat,” ujarnya

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa menyerahkan materi edukasi secara simbolis kepada kepala desa setempat. Harapannya, informasi yang telah diberikan dapat terus dimanfaatkan masyarakat sebagai panduan dalam menjaga Danau Matano untuk jangka panjang. (CR5/aini)

Sumber: Kompasiana

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini