27 Warga Kolaka Terpapar Omicron Sejak Januari

0
283
Ketgam: Jubir Gugas Covid-19 dr. Aris

SEPUTAR,KOLAKA.ID-Varian baru Covid-19 Omicron dipastikan sudah masuk di Kabupaten Kolaka, dari data Gugas Covid-19 tercatat sebanyak 27 orang terjangkit sejak januari 2022.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kolaka dr.Aris mengatakan ke-27 warga Kolaka tersebut dipastikan bergejala Omicron, berdasarkan hasil data PCR khusus yang diterima Dinas Kesehatan dengan beberapa sampel yang telah dikonfirmasi.

“Omicron tidak bisa ditentukan oleh PCR yang biasa, kasus pertama di tahun 2022 ini, itu langsung kita kirim sampelnya ke makassar ternyata positif, karena yang kita kirim semua sampelnya semua positif omicron, kita bisa simpulkan di kolaka sudah masuk Omicron,”katanya saat diwawancarai di Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka Rabu (16/2)

Dari pengiriman sampel pertama pada awal tahun 2022 kata Dr. Aris, 3 orang dinyatakan positif, pengiriman kedua bertambah 4, akumulasi keseluruhan sampai bulan ini sebanyak
27 orang.

Terkait gejala Omicron Dr. Aris menerangkan, Omicron memiliki gejala lebih ringan dari varian Delta terdahulu, untuk Omicron bergejala seperti Flu biasa, seperti demam, beringus dan gatal tenggorokan.

“Memang kalau Delta dulu yang diserang langsung hilang penciuman, kalau omicron ini ternyata tidak gejalanya batuk beringus atau flu, demam seperti gejala biasa, tetapi omicron ini selama kejadian jarang sekali hilang penciuman, hilang rasa, beda dengan delta, itu salah satu cirinya, dan omicron ini gejala ringan, seperti di jakarta kemarin banyak yang positif tetapi hanya sedikit juga yang dirawat di RS, di Kolaka juga kemarin ada 27 orang tetapi yang dirawat dirumah sakit hanya 2 orang, “terangnya

Olehnya itu ia menghimbau agar masyarakat Kolaka khususnya, untuk meningkatkan imunitas badan dengan menjaga pola hidup sehat dan melakukan Vaksinasi serta menjaga protokol kesehatan.

“Kita himbau pertama perketat protokol kesehatan, kita bisa mencegah penularan yang luas, yang kedua mari kita berupaya maksimal untuk vaksinasi, karena dengan vaksinasi kekebalan akan muncul, kalau memang omicron kita tidak bisa bendung masuk ke tubuh kita, insyaallah bisa kita tanpa gejala ataugejala ringan,”harapnya

Laporan: Zul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here