JK Serahkan Rekomendasi Kebijakan ke Presiden Prabowo dan Menko Airlangga

0
51
JK Serahkan Rekomendasi Kebijakan ke Presiden Prabowo dan Menko Airlangga

SEPUTAR,KOLAKA.ID-Jakarta,Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan telah menyerahkan dokumen rekomendasi kebijakan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto,menyikapi kondisi yang dinilainya tengah berada dalam situasi yang tidak mudah.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (5/4/2026), JK menjelaskan bahwa dokumen tersebut lahir dari aspirasi kalangan akademisi dan profesional yang menyampaikan pandangan serta saran pada bulan Ramadan lalu. Ia menegaskan tidak ada kepentingan politik di balik penyusunan rekomendasi tersebut.

“Pada bulan Ramadan yang lalu itu teman-teman itu datang untuk menyampaikan aspirasi dan saran dan mereka itu teman-teman itu sebagian besar orang akademisi, orang universitas, akademisi dan profesional. Tidak ada orang partai dan sebagainya apapun,” ujar JK.

Dokumen setebal sekitar lima hingga enam halaman itu memuat berbagai isu strategis, mencakup sektor ekonomi, diplomasi, pemerintahan daerah, hingga sistem pemerintahan secara umum. Seluruhnya dirumuskan sebagai saran dalam kerangka demokrasi.

“Sudah berapa halaman ini? Berapa lima halaman kali ya? enam halaman mengenai ekonomi, mengenai diplomasi, mengenai pemerintah daerah, mengenai sistem pemerintahan, keadaan sekarang itu semua dalam saran untuk Bapak Presiden sebagai warga negara dalam demokrasi,” ujarnya.

JK memastikan rekomendasi tersebut telah disampaikan secara resmi melalui kantor Presiden dan telah diterima. Ia bahkan menunjukkan bukti penerimaan dokumen tersebut.

“Ini sudah saya sampaikan lewat kantor Bapak Presiden. Ini buktinya. Anda boleh lihat. Jadi sudah diterima oleh kantor beliau bahwa itu sudah dibaca, mudah-mudahan sudah dibaca,” ujarnya.

Selain kepada Presiden, dokumen yang sama juga diberikan kepada Menko Perekonomian karena substansinya banyak berkaitan dengan persoalan ekonomi nasional.

“Ini hanya diberikan kepada dua orang dan kedua itu saya berikan kepada Menko Perekonomian karena ini juga menyangkut masalah ekonomi dan diterima dari kantor Pak Menko. Beliau sudah sampaikan ke saya, sudah membacanya,” ujar JK.

Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral sebagai warga negara. Menurutnya, ketika negara menghadapi kesulitan, seluruh elemen bangsa akan terdampak sehingga diperlukan masukan dari berbagai kalangan.

“Jadi ini suatu niat baik untuk memberikan saran dan pendapat sebagai warga negara. Karena apabila negara ini sulit, semua kena. Karena itu supaya tidak kena maka diberikan saran bagaimana pendapat para ekonom, para praktisi, para profesional,” ujarnya.(CR5/Aini)

Sumber: Warta Ekonomi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini