seputarkolaka.id

Forkopimda Kolaka Kompak Jaga Keamanan dan Stabilitas Daerah

SEPUTAR,KOLAKA.ID-Kolaka,Pemerintah Kabupaten Kolaka bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus memperkuat kerja sama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kestabilan ekonomi daerah. Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Forkopimda yang digelar di Cafe Hagia, Senin (8/6/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Kolaka, H. Amri, S.STP., M.Si., dan dihadiri unsur DPRD, TNI, Polri, Kejaksaan, Sekretaris Daerah, para camat, serta kepala OPD.

Dalam pertemuan tersebut, para pimpinan daerah membahas berbagai persoalan yang saat ini menjadi perhatian bersama dan berpotensi memengaruhi kondisi masyarakat di Kabupaten Kolaka.

Salah satunya adalah adanya aktivitas kelompok yang diduga masih menyebarkan paham yang bertentangan dengan ideologi negara. Penyebaran dilakukan melalui berbagai cara, mulai dari kegiatan keagamaan, diskusi, media sosial, hingga penyebaran selebaran. Pemerintah dan aparat keamanan sepakat untuk terus meningkatkan pengawasan agar kondisi masyarakat tetap aman dan harmonis.

Selain itu, Forkopimda juga membahas persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang akan digelar di 19 desa. Sejumlah wilayah dipetakan sebagai daerah yang perlu mendapat perhatian khusus guna mencegah terjadinya konflik, penyebaran hoaks, maupun gangguan keamanan selama proses pemilihan berlangsung.

Masalah ketenagakerjaan juga menjadi topik penting dalam rapat. Meningkatnya investasi di sektor industri nikel membawa dampak positif terhadap pembukaan lapangan kerja. Namun, pemerintah menyadari masih ada keluhan masyarakat terkait kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal. Karena itu, seluruh pihak didorong untuk menjaga komunikasi yang baik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik.

Di bidang ekonomi, kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, cabai, bawang, daging, dan telur menjadi perhatian pemerintah. Upaya pengendalian inflasi akan terus dilakukan agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Kelangkaan LPG 3 kilogram yang terjadi di beberapa wilayah Kolaka juga turut dibahas. Pemerintah akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan distribusi gas bersubsidi berjalan lancar dan tepat sasaran sehingga masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan tersebut.

Sementara itu, dampak aktivitas pertambangan terhadap lingkungan dan pertanian juga menjadi perhatian serius. Pemerintah berharap perusahaan tambang dapat menjalankan kewajibannya dalam menjaga lingkungan, termasuk melakukan reklamasi lahan dan mengurangi dampak sedimentasi yang berpotensi menyebabkan banjir maupun kerusakan lahan pertanian.

Forkopimda juga menyoroti maraknya kenakalan remaja seperti balap liar, vandalisme, dan gangguan ketertiban umum di sejumlah lokasi. Seluruh pihak sepakat untuk meningkatkan pembinaan dan pengawasan guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Bupati Kolaka, H. Amri, menegaskan bahwa menjaga stabilitas daerah bukan hanya tugas pemerintah dan aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengajak semua pihak untuk terus menjaga persatuan, memperkuat koordinasi, dan bersama-sama menciptakan suasana yang aman, damai, serta kondusif demi mendukung pembangunan dan mewujudkan Kolaka Beramal,” ujarnya.

Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, Kabupaten Kolaka diharapkan tetap menjadi daerah yang aman, nyaman, dan mampu menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.(CR5/Aini)

Sumber: PPID KABUPATEN KOLAKA

Exit mobile version