Wakili Indonesia di Siriraj x MIT Hacking Medicine 2026, Delegasi Kembangkan Inovasi Deteksi Dini Kanker

0
3
Wakili Indonesia di Siriraj x MIT Hacking Medicine 2026, Delegasi Kembangkan Inovasi Deteksi Dini Kanker

SEPUTAR,KOLAKA.ID-Bangkok,Membawa nama Indonesia ke ajang inovasi kesehatan internasional, seorang delegasi Indonesia berpartisipasi dalam Siriraj x MIT Hacking Medicine 2026 yang digelar pada 16–18 Oktober 2026 di Siriraj Piyamaharajkarun Hospital, Bangkok, Thailand.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Faculty of Medicine at Siriraj Hospital bekerja sama dengan MIT Hacking Medicine ini merupakan kompetisi hackathon yang mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang untuk menciptakan solusi inovatif terhadap tantangan di bidang kesehatan.

Pada tahun ini, kompetisi tersebut menarik sekitar 1.100 pendaftar dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik. Setelah melalui proses seleksi berdasarkan portofolio, termasuk rekam jejak penelitian, pendidikan, dan kegiatan ilmiah, sebanyak 225 peserta terpilih sebagai finalis.

Indonesia sendiri mengirimkan empat finalis untuk mengikuti kompetisi di Bangkok.
Dalam ajang tersebut, delegasi Indonesia memilih jalur (track) onkologi yang berfokus pada pengembangan solusi untuk menghadapi penyakit kanker. Peserta juga dapat mengeksplorasi inovasi di bidang kardiovaskular, yang menjadi salah satu fokus utama kompetisi tahun ini.

Bersama tim lintas disiplin dan lintas universitas, delegasi Indonesia mengembangkan inovasi bernama Chat-GPC (Generative Pretrained Cancer), sebuah konsep teknologi untuk mendukung deteksi dini kanker melalui pemeriksaan biomarker pada kulit menggunakan perangkat berbentuk patch.

Tim tersebut terdiri atas peserta dengan keahlian yang beragam, yakni seorang software engineer dari Mae Fah Luang University, Chiang Rai; ahli kecerdasan buatan (AI) dan robotika dari Chulalongkorn University; pakar bisnis dari Mahidol International College; insinyur biomedis dari King Mongkut’s Institute of Technology Ladkrabang; serta peneliti biomedis dari Mahidol University.

Kolaborasi tersebut menjadi kesempatan untuk menggabungkan ilmu kedokteran, teknologi, kecerdasan buatan, rekayasa biomedis, dan bisnis dalam merancang solusi kesehatan yang berorientasi pada kebutuhan pasien.

Melalui Chat-GPC, tim berupaya menghadirkan teknologi yang tidak hanya mendukung proses deteksi dini, tetapi juga membantu pasien memahami hasil pemeriksaan melalui aplikasi yang terintegrasi. Aplikasi tersebut dirancang untuk memberikan penjelasan mengenai hasil pemeriksaan serta rekomendasi langkah selanjutnya yang dapat dipertimbangkan pasien.

Inovasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu pendekatan yang mendukung peningkatan akses terhadap informasi kesehatan dan mendorong kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini kanker. Namun, teknologi tersebut masih perlu melalui tahapan pengembangan dan validasi lebih lanjut sebelum dapat digunakan secara luas dalam pelayanan kesehatan.

Keikutsertaan delegasi Indonesia dalam kompetisi internasional ini juga mendapat bimbingan dan dukungan penuh dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong mahasiswa dan insan akademik Indonesia untuk mengembangkan gagasan, memperluas jejaring internasional, serta berkontribusi dalam menjawab tantangan kesehatan melalui inovasi.

Ke depan, delegasi Indonesia tersebut berharap dapat kembali berpartisipasi dalam kompetisi serupa pada tahun mendatang. Tidak hanya itu, ia juga menargetkan kesempatan untuk menjadi perwakilan Asia Pasifik pada world finalyang direncanakan berlangsung di Massachusetts Institute of Technology (MIT), Boston, Amerika Serikat.

Partisipasi ini menjadi gambaran bahwa kolaborasi lintas negara dan lintas disiplin dapat membuka peluang bagi talenta Indonesia untuk ikut merancang solusi kesehatan masa depan. Dengan dukungan pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi, inovasi anak bangsa diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(CR5/Aini)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini