SEPUTAR,KOLAKA.ID-Kolaka,Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kolaka bersama PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomalaa terus mendorong generasi muda untuk menjauhi narkoba dan memahami bahaya HIV.(15/09/2026)
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan edukasi tentang pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (NAPZA) serta pencegahan HIV yang digelar di SMK Negeri 9 Kolaka. Kegiatan ini diikuti lebih dari 100 pelajar yang merupakan perwakilan dari setiap kelas.
Perwakilan BNN Kabupaten Kolaka, Iwan Ahmadi, mengapresiasi dukungan PT Vale IGP Pomalaa yang telah ikut berperan dalam memberikan edukasi kepada pelajar.
Menurutnya, kegiatan seperti ini penting karena menyasar langsung generasi muda yang menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapatkan pemahaman sejak dini mengenai bahaya narkoba dan HIV.
“Dua persoalan ini menjadi masalah serius yang harus dihindari generasi muda. Kami berharap anak-anak yang mengikuti kegiatan ini bisa mengambil pelajaran penting untuk masa depan mereka,” ujar Iwan.
Ia mengungkapkan, penyalahgunaan narkoba di wilayah Pomalaa menjadi perhatian serius. Bahkan, dalam beberapa kasus yang ditangani BNN dalam beberapa bulan terakhir, terdapat pelajar yang sudah terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
“Ini tentu mengkhawatirkan kita semua. Narkoba bukan lagi sekadar cerita, tetapi sudah menyasar anak-anak kita hari ini,” katanya.
Iwan menilai dampak narkoba terhadap pelajar sangat besar. Salah satu dampak yang mudah terlihat adalah terganggunya pendidikan, bahkan anak dapat berhenti sekolah ketika sudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Karena itu, ia menilai edukasi dan pencegahan harus dilakukan secara terus-menerus dan melibatkan berbagai pihak, mulai dari perusahaan, pemerintah, sekolah, hingga masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sederhana, tetapi dampaknya besar. Kita harus melakukannya secara masif,” ujarnya.
Sementara itu, Dokter Kesehatan Kerja PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, R. Fausan Numyani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sosial dan lingkungan PT Vale yang sejalan dengan upaya mewujudkan Kolaka yang sehat, bersih, dan berdaya.
Ia menjelaskan, pelajar sengaja menjadi sasaran kegiatan karena generasi muda perlu dibekali pengetahuan mengenai risiko narkoba, NAPZA, serta perilaku yang dapat meningkatkan risiko penularan HIV.
“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kami berharap adik-adik di SMKN 9 Kolaka bisa mengenali risikonya, menjaga diri, dan menjadi agen untuk saling mengingatkan kepada teman-teman yang lain,” jelasnya.
Dokter Kesehatan Kerja PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, R. Fausan Numyani juga mengajak para pelajar untuk berani mengatakan “tidak” terhadap narkoba dan NAPZA serta menghindari perilaku yang berisiko terhadap penularan HIV.
“Dengan harapan adik-adik bisa menjadi generasi-generasi emas di masa yang akan datang,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, setiap kelas mengirimkan sekitar lima hingga tujuh perwakilan pelajar. Secara keseluruhan, lebih dari 100 siswa SMKN 9 Kolaka mengikuti edukasi tersebut.
Melalui kegiatan ini, BNN Kolaka dan PT Vale berharap para pelajar tidak hanya memahami bahaya narkoba dan HIV, tetapi juga mampu menjaga diri serta ikut mengingatkan lingkungan pergaulannya agar terbebas dari penyalahgunaan narkoba.(CR5/Aini)













