SEPUTAR.KOLAKA.ID–Kolaka, Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di wilayah lingkar tambang, PT Vale Indonesia Tbk melalui proyek Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa bekerja sama dengan Puskesmas Pomalaa dan Pemerintah Kabupaten Kolaka mengadakan Sosialisasi Pencegahan HIV-AIDS dan Tuberkulosis (TB) di Kampung Bajo, Kelurahan Dawi-Dawi. (16/10/2025)
Kegiatan ini merupakan bagian dari Prog ram Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dari penyakit menular seperti HIV-AIDS dan TB.
Secara nasional, Indonesia termasuk negara dengan jumlah kasus TB tinggi, lebih dari satu juta setiap tahun, dan 24 ribu di antaranya terjadi pada penderita HIV.
Di Kolaka sendiri, Profil Kesehatan 2023 mencatat ada 46 kasus baru HIV, meningkat dari 34 kasus di tahun sebelumnya. Sebagian besar dialami usia produktif dan 80 persen di antaranya laki-laki. Untuk penyakit TB, ada 305 pasien positif dari 1.514 terduga kasus.
Kepala Puskesmas Pomalaa, dr. Alriani Hamzah, mengatakan kerja sama lintas sektor sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit di wilayah industri.
“Dengan meningkatnya jumlah penduduk akibat aktivitas industri, risiko penyebaran penyakit menular juga meningkat. Karena itu, kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini untuk menanggulangi dan mencegah penyebaran penyakit secara lebih efektif,” ujarnya.
Camat Pomalaa, Rachmat Hidayat Gavoer, menambahkan bahwa masyarakat juga harus terlibat dalam upaya pencegahan.
“Banyaknya tenaga kerja dari luar dapat meningkatkan risiko penyebaran HIV-AIDS. Kami mengapresiasi langkah PT Vale yang proaktif melaksanakan kegiatan sosialisasi ini. Jangan takut untuk berobat, karena HIV bisa dikendalikan dengan pengobatan rutin,” tegasnya.
Dari pihak perusahaan, Achmad Siswandi Asdam, Project Engineer PT Vale IGP Pomalaa, menjelaskan bahwa kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dari tanggung jawab sosial perusahaan.
“Penandatanganan MoU dengan Pemda Kolaka menjadi tonggak penting kolaborasi antara PT Vale, pemerintah, dan masyarakat. Kami ingin memastikan setiap langkah operasional perusahaan memberi dampak positif bagi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa PT Vale terus menjalankan berbagai program kesehatan, mulai dari edukasi, bantuan alat medis, beasiswa dokter spesialis, hingga sertifikasi tenaga kesehatan.
“Melalui edukasi kesehatan, bantuan alat medis, beasiswa dokter spesialis, dan sertifikasi tenaga kesehatan, kami ingin memastikan masyarakat Kolaka memiliki akses kesehatan yang layak dan berkelanjutan,” katanya.
Achmad berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan bersama pemerintah dan masyarakat.
“Melalui deteksi dini, kita berharap masyarakat dapat terlindungi sejak awal. Upaya-upaya seperti ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan di wilayah pemberdayaan perusahaan,” ujarnya.
Program ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-3, yaitu menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan untuk semua usia.
“Melalui komitmen terhadap kesehatan, kelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat, PT Vale hadir untuk mendorong perubahan yang nyata dan berkelanjutan. Bersama pemerintah dan masyarakat, kami ingin mewujudkan Kolaka yang lebih sehat, bersih, dan berdaya,” tutup Achmad Siswandi Asdam. (CR5/Aini)
