seputarkolaka.id

Program Beramal, Wujud Nyata Komitmen Kolaka Menekan Kemiskinan

Program Beramal, Wujud Nyata Komitmen Kolaka Menekan Kemiskinan

SEPUTAR,KOLAKA.ID-Kolaka,Bagi Pemerintah Kabupaten Kolaka, menekan angka kemiskinan bukan sekadar janji pembangunan, tetapi kerja nyata yang dijalankan secara terukur dan berkesinambungan. Melalui berbagai program inovatif, pemerintah daerah kini berhasil menunjukkan hasil yang menggembirakan: angka kemiskinan terus menurun dan kesejahteraan masyarakat perlahan meningkat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka, Akbar, S.Sos, dalam *Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Tahun 2025 yang digelar pada Kamis (06/11/2025).

Dalam forum tersebut, Akbar menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan menjadi prioritas utama dalam arah pembangunan Kolaka, sebagaimana tertuang dalam *Misi 3 RPJMD dan dijabarkan dalam Prioritas 4 dan 9 Program Pembangunan Beramal.

“Penanganan kemiskinan membutuhkan sinergi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha untuk mewujudkan Kolaka yang berkeadilan, maju, dan unggul,” tegasnya di hadapan peserta rakor.

Tak hanya berhenti pada perencanaan, pemerintah daerah telah meluncurkan beragam program unggulan Bupati Kolaka yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Melalui Program Beramal (Bersih, Aman, Ramah, Maju, dan Religius), pemerintah berfokus pada perlindungan sosial, peningkatan kesejahteraan, akses pendidikan, ketahanan pangan, dan pemberdayaan ekonomi.

Program tersebut melahirkan berbagai inisiatif seperti Kartu Kubisa Beramal, Kartu Pintar Beramal, Kartu Sehat Beramal, Kartu Tani Beramal, Kartu Perikanan Beramal, serta Program Semarak Beramal. Tidak hanya itu, inovasi seperti Ambulance Beramal, beasiswa pendidikan, bantuan bagi tokoh agama, dan pembangunan jalan desa menjadi bukti bahwa pemerintah berupaya hadir di setiap lapisan masyarakat — dari petani dan nelayan hingga pelajar dan penyandang disabilitas.

Dampaknya mulai terasa nyata. Berdasarkan data terbaru, tingkat kemiskinan di Kabupaten Kolaka turun dari 11,80% pada tahun 2023 menjadi 11,67% di 2024, dan per Oktober 2025 kembali menurun signifikan menjadi 10,19%. Angka tersebut bahkan melampaui target RPJMD 2025 sebesar 10,50%.

Sementara itu, kemiskinan ekstrem juga berhasil ditekan dari 1,80% pada 2023 menjadi 1,30% pada 2024.

Bagi Akbar, capaian ini bukan hanya soal angka, tetapi tentang bagaimana pemerintah memastikan setiap warga Kolaka memiliki kesempatan yang sama untuk hidup layak.

“Pemerintah ingin memastikan bahwa masyarakat miskin, rentan, petani, nelayan, pelajar, dan kelompok disabilitas benar-benar mendapatkan akses terhadap layanan dasar dan peluang ekonomi yang lebih baik,” ujarnya.

Ia pun mengapresiasi kerja keras seluruh perangkat daerah yang terus bersinergi dalam pelaksanaan program-program tersebut. Di akhir arahannya, Akbar mengajak semua pihak untuk menjaga semangat kebersamaan dalam memperkuat komitmen penanggulangan kemiskinan.(CR5/Aini)

Sumber: PPID KABUPATEN KOLAKA

Exit mobile version