seputarkolaka.id

Perkuat Edukasi Kesehatan, PT Vale Indonesia Dorong Eliminasi TBC 2030 di Desa Watalara

Perkuat Edukasi Kesehatan, PT Vale Indonesia Dorong Eliminasi TBC 2030 di Desa Watalara

SEPUTAR,KOLAKA.ID-KOLAKA, Komitmen PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata. Lewat program “Kolaka Bersih, Sehat, dan Berdaya,” perusahaan menggelar sosialisasi penanggulangan Tuberkulosis (TBC) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di Aula Kantor Desa Watalara, Kecamatan Baula, Jumat (10/4/2026).

Desa Watalara menjadi lokasi keempat dalam rangkaian edukasi intensif pencegahan penyakit menular yang dilaksanakan PT Vale. Selain TBC, masyarakat juga mendapatkan pemahaman terkait pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria, menyusul adanya laporan kasus di wilayah tersebut.

Occupational Health Doctor PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, dr. R Fausan Numyani P, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap agenda nasional eliminasi TBC pada periode 2030–2050.

“Fokus kami adalah memberikan pemahaman bahwa TBC dapat dicegah dan disembuhkan melalui pola hidup bersih. Kami mengintegrasikan edukasi ini dengan layanan praktis di Posyandu, seperti pemeriksaan kesehatan balita dan lansia, serta menekankan langkah preventif sederhana seperti penggunaan masker dan kebiasaan mencuci tangan,” ujar dr. Fausan dalam keterangannya.

Ia menambahkan, pendekatan edukatif yang dipadukan dengan layanan langsung di masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kesadaran sekaligus mendorong perubahan perilaku secara berkelanjutan.

Camat Baula, Syahrial Darmawan, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya menjaga sanitasi dan sirkulasi udara di lingkungan rumah sebagai langkah sederhana namun efektif dalam mencegah penularan penyakit.

“Kuman TBC rentan mati jika terkena sinar matahari langsung. Karena itu, warga wajib rutin membuka jendela rumah agar tidak lembap. Untuk DBD, kami minta warga aktif menguras bak penampungan air jika ditemukan jentik nyamuk,” tegas Syahrial. Ia juga berharap para ibu yang hadir dapat menjadi agen informasi bagi keluarga dan tetangga di lingkungannya masing-masing.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Watalara, Tomy Ansyar. Dengan jumlah penduduk lebih dari 1.000 jiwa yang tersebar di empat dusun, ia menilai kegiatan sosialisasi langsung sangat relevan dan efektif dalam meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit menular.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata perhatian perusahaan terhadap masyarakat di lingkaran operasional. Kami berharap program edukasi seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan agar kesadaran kesehatan masyarakat terus meningkat,” tutur Tomy.

Melalui program “Kolaka Bersih, Sehat, dan Berdaya,” PT Vale terus memperkuat perannya dalam membangun masyarakat yang sehat, mandiri, dan produktif, sekaligus mendukung target nasional menuju eliminasi TBC.(CR5/Aini)

Exit mobile version