seputarkolaka.id

Inovasi Terapi Kanker Payudara Berbasis Limbah Sawit dan AI, Mahasiswa Asal Kolaka Raih Medali Perunggu di Malaysia

Putra terbaik Kabupaten Kolaka Khairil Mikdar

SEPUTAR,KOLAKA.ID-JOHOR BAHRU, MALAYSIA, Tim mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) sukses mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Dipimpin oleh Putra terbaik Kabupaten Kolaka Khairil Mikdar, tim ini berhasil menyabet Medali Perunggu dalam kategori Innovative Project Competition pada ajang bergengsi The 12th International Biotechnology Competition and Exhibition (IBCEx) 2026 yang diselenggarakan di Universiti Teknologi Malaysia (UTM), Johor Bahru, Malaysia. (17/05/2026)

Kompetisi berskala internasional ini diikuti oleh 16 tim tangguh dengan total 58 peserta dari berbagai negara, yang masing-masing membawa inovasi bioteknologi mutakhir.
Inovasi “NALIXIR”: Solusi Presisi Kanker Payudara dari Limbah Sawit
Dalam ajang ini, tim FK Unhas mempresentasikan penelitian visioner berjudul “NALIXIR: Palm-Waste Derived Nanolignin Co-Delivering Tocotrienol and Tamoxifen as A Potential AI-Monitored Platform for Precision Breast Cancer Therapy”.
Penelitian ini menawarkan sebuah terobosan dalam dunia medis dengan memanfaatkan limbah industri kelapa sawit, yaitu:
•Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS): Diolah menjadi nanolignin.
•Palm Fatty Acid Distillate (PFAD): Digunakan sebagai alternatif adjuvan untuk meningkatkan efektivitas obat kanker Tamoxifen.
Formulasi ini diintegrasikan dengan sistem pemantauan berbasis Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk menciptakan sebuah platform terapi presisi (precision medicine) bagi penderita kanker payudara, sehingga pengobatan dapat berjalan lebih efektif dan minim efek samping.
Kolaborasi Tim dan Bimbingan Pakar
Keberhasilan luar biasa ini diraih berkat kerja keras tim yang solid. Dibawah kepemimpinan Khairil Mikdar, tim ini beranggotakan tiga mahasiswi bertalenta:
•Andi Sabila Aprilia Aditya
•Andi Nabila Putri Aulia Sawawi
•Nurqalbi Putri Mulyani
Inovasi ini lahir dan matang di bawah bimbingan langsung pakar patologi anatomi Unhas, Prof. Dr. dr. Rina Masadah, Sp.PA(K)., DFM., yang terus mengawal riset ini hingga siap diujikan di panggung internasional.
Inspirasi untuk Pemuda Indonesia Timur
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan akademis, melainkan sebuah pesan pembakar semangat bagi generasi muda Indonesia. Ketua Tim, Khairil Mikdar, menyampaikan harapannya agar pencapaian ini bisa memicu keberanian mahasiswa lain untuk berkompetisi di level global.
“Untuk mahasiswa-mahasiswa lain di luar sana, terutama dari Indonesia Timur, jangan takut mencoba. Kita punya hak yang setara untuk berkembang,” tegas Khairil usai upacara penganugerahan pemenang di Johor Bahru.
Melalui kemenangan ini, FK Unhas kembali membuktikan bahwa keterbatasan geografis bukan halangan untuk melahirkan inovasi medis kelas dunia yang mampu menjawab tantangan kesehatan global.(CR5/Aini)
Exit mobile version