SEPUTAR,KOLAKA.ID-KENDARI,Di tengah semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara, kehadiran PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terasa berbeda. Bukan sekadar memamerkan proyek industri, perusahaan ini justru tampil lebih dekat dengan masyarakat—membawa cerita tentang pemberdayaan, peluang usaha, dan harapan hidup yang lebih baik. (25/04/2026)
Berlokasi di kawasan MTQ Kota Kendari, stan PT Vale ramai dikunjungi warga dari berbagai kalangan. Mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga, semuanya tampak antusias melihat langsung bagaimana perusahaan tambang ini berkontribusi bagi kehidupan sehari-hari masyarakat.
Manager External Relation PT Vale IGP Pomalaa, Hasmir, menegaskan bahwa kehadiran mereka dalam perayaan ini memang difokuskan untuk masyarakat. “Kami ingin masyarakat merasakan langsung manfaat dari program-program yang kami jalankan, bukan hanya mendengar,” ujarnya.
Salah satu yang paling menarik perhatian adalah kisah sukses para petani lokal yang tergabung dalam Asosiasi Petani Organik Kolaka (ASPOK). Dengan pendampingan PT Vale, puluhan petani kini mampu memproduksi beras organik berkualitas—mulai dari beras putih, merah, hingga hitam—yang tidak hanya sehat, tetapi juga bernilai ekonomi tinggi.
Tak hanya itu, berbagai produk UMKM binaan turut dipamerkan. Mulai dari keripik ubi kayu, dodol, abon, hingga minuman herbal, semuanya menjadi bukti bahwa masyarakat lokal mampu berkembang dan mandiri. Bagi pengunjung, stan ini bukan hanya tempat melihat-lihat, tetapi juga ruang belajar sekaligus berbelanja produk khas daerah.
“Senang sekali bisa lihat langsung produk dari petani dan UMKM Kolaka. Ternyata kualitasnya bagus dan layak bersaing,” ujar salah satu pengunjung yang tampak membawa beberapa produk lokal.
Suasana semakin hangat dengan kehadiran maskot anoa “Kadoee” yang menjadi favorit anak-anak. Kehadirannya bukan hanya menghibur, tetapi juga mengingatkan pentingnya menjaga alam Sulawesi Tenggara agar tetap lestari.
Selain menghadirkan produk dan hiburan, PT Vale juga membuka ruang edukasi sederhana bagi masyarakat tentang bagaimana industri tambang bisa berjalan dengan tetap memperhatikan lingkungan dan keselamatan kerja. Penjelasan yang disampaikan dengan bahasa ringan membuat pengunjung lebih mudah memahami.
Bagi sebagian warga, kehadiran PT Vale dalam HUT Sultra ini memberi perspektif baru. Bahwa perusahaan tambang tidak selalu jauh dari masyarakat, tetapi bisa menjadi mitra yang hadir dan tumbuh bersama.
Partisipasi ini menjadi langkah awal PT Vale untuk semakin mempererat hubungan dengan masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya menjelang pengembangan proyek Pomalaa. Harapannya, keberadaan perusahaan tidak hanya membawa dampak ekonomi, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Melalui pendekatan yang lebih humanis dan membumi, PT Vale membuktikan bahwa pembangunan tidak hanya tentang investasi besar, tetapi juga tentang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung.(CR5/Aini)
