SEPUTAR,KOLAKA.ID-Kolaka,Bupati Kolaka, H. Amri, resmi mengukuhkan dan melantik Pengurus Perkumpulan Kontraktor Jasa Pertambangan Pomalaa (PERKOJAPP) di Hotel Sutan Raja, Kolaka. (21/08/2025)
Acara tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta pimpinan perusahaan tambang di wilayah Kolaka.
Hadir dalam kegiatan itu Asisten II Setda Kolaka H. Abbas, Wakil Ketua DPRD Kolaka Syaifullah Halik, Kepala Dinas Nakertrans H. Andi Pangoriseng, serta jajaran pimpinan perusahaan tambang seperti PT Antam, PT Ceria, PT IPIP, dan PT Vale. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan dukungan kuat terhadap lahirnya wadah bagi para kontraktor lokal di sektor pertambangan.
Pengurus PERKOJAPP yang baru dilantik dipimpin oleh Ade Pve sebagai Ketua, dengan Farhana Mallawangan sebagai Sekretaris, dan Gunawan Syahrir sebagai Bendahara. Mereka dipercaya untuk memimpin organisasi yang diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah maupun perusahaan tambang.
Dalam sambutannya, Bupati Kolaka menegaskan pentingnya soliditas antaranggota dalam membesarkan PERKOJAPP. Menurutnya, organisasi ini harus dijalankan dengan semangat kebersamaan dan tidak boleh terpecah oleh kepentingan pribadi.
“Saya tidak ingin teman-teman anggota dalam organisasi ini hanya bertahan satu dua bulan karena misalnya tidak cocok dengan ketuanya dan sebagainya. Untuk membesarkan organisasi, kita berharap teman-teman lebih mengutamakan kepentingan organisasi ini dibandingkan kepentingan secara personal,” tegas Bupati.
Sebagai Pembina PERKOJAPP, H. Amri juga meminta agar setelah pelantikan, pengurus segera melakukan konsolidasi internal. Ia menekankan pentingnya langkah nyata dalam membangun komunikasi yang solid dengan seluruh anggota sehingga organisasi ini bisa berkembang dan memberi kontribusi nyata bagi daerah.
Pengukuhan ini menjadi momentum baru bagi para kontraktor lokal di Pomalaa untuk memperkuat posisi mereka dalam dunia usaha, khususnya di sektor pertambangan. Dengan adanya PERKOJAPP, diharapkan para kontraktor bisa bersinergi lebih baik dengan pemerintah maupun perusahaan tambang dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.(CR5/Aini)
